My Blog arief yanto rukmana

Harajuku Fashion Shop and Style

Kekayaan Adalah Titipan ??

on October 16, 2011

Banyak Uang Tak Berarti Bahagia

renungan …
Kebanyakan orang biasanya beranggapan bila banyak uang pasti akan bahagia. Namun nyatanya, banyak uang tak selalu mendatangkan kebahagiaan. Sebuah penelitian menemukan bahwa kebahagiaan orang tidak selalu meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan mereka.
Peneliti menguji kaitan antara pertumbuhan ekonomi dan kebahagiaan di 37 negara selama minimal 10 tahun dan dengan rata-rata responden berusia 22 tahun. Negara-negara itu termasuk negara kaya dan miskin.
“Baru-baru ini diklaim bahwa ada hubungan positif antara kebahagiaan dan pendapatan, namun ternyata, tidak ada hubungannya,” ujar penulis penelitian Richard Easterlin, profesor ekonomi di University of Southern Callifornia dalam rilis berita USC seperti dilansir HealthDay News, Rabu (15/12)
Easterlin mencontohkan di negara Cile, Cina, dan Korea Selatan. Pendapatan per kapita di negara-negara itu berlipat ganda dalam 20 tahun terakhir ini, tapi survey menunjukkan kepuasan hidup di negara-negara itu sedikit menurun. “Jika pertumbuhan ekonomi bukan hal utama untuk kebahagiaan yang lebih besar, lalu apa?
Kita mungkin perlu memfokuskan kebijakan lebih tepat pada kepentingan pribadi yang mendesak seperti kesehatan dan kehidupan keluarga, dari pada materi,” kata Easterlin.
Apakah orang kaya itu bahagia? Adalah suatu kebodohan jika dalam kehidupan ini kita hanya memikirkan kekayaan duniawi dan melupakan kekayaan rohani atau jiwa yang nilainya jauh lebih berharga,

Kekayaan duniawi ini dapat hilang atau akan rusak dan setiap manusia akan mati tanpa membawa harta bendanya menghadap Pencipta. Menjadi kaya bukanlah salah atau dosa, namun bodohlah kita jika hanya dalam dunia ini saja kita kaya, tetapi tidak kaya di hadapan Alloh SWT.
Kebahagiaan yang sejati adalah ketika hidup kita berkenan di hadapan Alloh. SWT
Gunakanlah harta anda dengan sebaik-baiknya untuk kemuliaan Sang Pemberi Rezeki dalam Segala Pintu. Semoga bermanfaat..
dengan keliling dunia mengunjungi berbagai negara, jepang melihat bunga sakura, dan makan di resto terkemuka di tokyo, lalu pergi ke korea melihat konser girl dan boy band yang lagi ngetrend maupun jalan jalan ke jerman, inggris, perancis, bahkan naik haji yang mulia, yang didambakan setiap muslim dunia.semua dapat dilakukan dan hendaknya bersyukur dan menggunakan harta sebaik baiknya untuk ibadah dan menolong sesama itu lebih sangat bermanfaat, bagi harta akan senantiasa ditambah..
Orang Kaya Cenderung Sombong ? ?
Orang yang mempunyai kekayaan lebih selalu mempunyai stigma sebagai orang kaya yang sombong. Walaupun tidak bisa disamaratakan, dari sebuah survei menyebutkan bahwa kebanyakan orang kaya adalah tipe orang yang sombong dan tidak berempati.
Menurut psikolog dan ilmuwan social Dacher Keltner dalam studinya menyebutkan, kebanyakan orang kaya terobsesi pada dirinya sendiri dan selalu berpikir untuk memperkaya dirinya sendiri. Sehingga ini yang menyebabkan orang yang banyak hartanya tersebut kurang berempati pada lingkungan sekitarnya.
Ada yang menarik dari studi ini, karena kebanyakan dari orang kaya mempunyai ideologi tertarik pada diri sendiri dan cenderung berpikir hanya orang kaya bisa membantu orang lain,” terang Keltner, seperti yang dilansir melalui DailyMail, Selasa (16/8/2011).
Dalam melakukan studinya, Keltner sendiri telah melakukan beberapa pengujian dalam bentuk wawancara dan pengamatan, seperti mempelajari pengukuran empati, perilaku sosial dan kisah sehari-harinya. Ditambahkan olehnya, kekayaan, pendidikan dan gengsi yang lebih tinggi membuat hidup membuat mereka bebas untuk hanya mengkhawatirkan diri mereka sendiri.
Bahkan untuk menguatkan studinya tersebut, Keltner merekam video beragam percakapan orang. Di video tersebut ditunjukkan pada orang kaya, mereka cenderung mudah terganggu, memeriksa ponsel, dan menghindari kontak mata. Sedangkan mereka yang berpenghasilan lebih rendah lebih sering melakukan kontak mata pada orang yang mereka ajak bicara dan menunjukkan sinyal tertarik diajak berbicara, termasuk menganggukkan kepala.

meskipun artikel tersebut sedemikian rupa dibuat, kesimpulan kita harus waspada dengan kesombongan, karena kita hidup didunia hanya meminjam,(sewaktu lahir tdk membawa apa2) yaitu kepada Alloh SWT, sehingga apabila manusia meninggal dunia usai sudah segala kesombongan yang ia banggakan,. harta serta keluarga akan dia tinggalkan.
Sumber: http://unik-qu.blogspot.com/2011/08/kenapa-orang-kaya-cenderung-sombong.html

KETIKA AKU MENJADI ORANG KAYA-RAYA

Aku membeli bulan.
Membangun rumah dengan kamar yang indah dengan pemandangan ke bumi & angkasa luar.


Memiliki pelayan terbaik, siap melayani setiap saat.
Menggunakan gelas yang terbuat dari berlian untuk minum.

Main golf di kapalku pada saat olahraga.
Memiliki pesawat luar angkasa siap 24 jam.
Menggunakan air dari pegunungan Himalaya untuk membersihkan toiletku.
Menggunakan tisu toilet dollar yang melimpah-ruah.
Memiliki kolam renang berair parfum bermerk
Memiliki mobil berlapis emas murni 24 karat.
Memelihara kuda, meski berwajah jelek tapi lihat dulu dong giginya.

Memiliki laptop berlapis berlian, menggunakan Intel Pentium IX dan RAM 30 Gigabite.

Rumah singgahku sewaktu dalam perjalanan.
Memiliki tempat peristirahatan ditepi air terjun yang indah.
Ternyata ini hanyalah mimpiku di hari siang bolong …..
Aku sadar bahwa aku adalah seorang gembel, hanya mimpilah yang bisa menghiburku …..
———
(Kiriman dari Mifta Cahyati milis Alumni-Smariagitma)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: